[Berita Media]| Sumber : Harian Warta Bali|Kamis,6 Oktober 2011|Edisi 2397|Hal 1
DENPASAR- Geger Pembangunan hotal- Hotel Mulia Resort- di kawasan Pantai Geger, Kuta Selatan, ternyata sudah diprediksi oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali. Bahkan, Walhi sudah mendeteksi sejak lama. Lebih dari itu, disebutkan ada 8 proyek yang siap mencaplok Pantai Geger dan ditengarai banyak melakukan pelanggaran.
Menurut Direktur Eksekutif (ralat-Koordinator Dewan Daerah) Walhi Bali, Wayan “Gendo” Suardana, sesungguhnya Walhi sudah melakukan Investigasi secara terselubung sejak 2 bulan lalu. Dalam amdal yang ditunjukkan saat dilakukan investigasi, sempadan panati memang tertulis 100 meter dari bangunan yang ada sampai ke bibir pantai. “Namun telah terjadi pengurugan pantai mempergunakan batu limestone yang membawa dampak terhadap pencemaran lingkungan” paparnya dihubungi via telepon, Rabu (5/10). Dikatakannya, dalam gambar-gambar yang sudah didokumentasi saat itu menunjukkan telah terjadi pemadatan terhadap pasir di sepanjang pantai tersebut dan ditancapkan tiang-tiang beton. Alasannya, saat itu untuk pemadatan dan penataan pantai agar tidak terjadi abrasi.
Read more…

